Kedatangan Presiden Amerika
Serikat (AS) Barack Husein Obama ke Indonesia dinilai akan
meningkatkan citra pariwisata Indonesia, dan mata dunia juga akan
tertuju ke Indonesia.
Serikat (AS) Barack Husein Obama ke Indonesia dinilai akan
meningkatkan citra pariwisata Indonesia, dan mata dunia juga akan
tertuju ke Indonesia.
Karena dengan kedatangan Presiden Obama akan diliput oleh
berbagai media baik lokal maupun internasional, maka hal itu
merupakan promosi wisata ke seluruh dunia secara gratis, kata
kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kebudayaan dan
Pariwisata (Kembudpar) Surya Dharma di kantornya di Jakarta, Rabu
(17/3).
berbagai media baik lokal maupun internasional, maka hal itu
merupakan promosi wisata ke seluruh dunia secara gratis, kata
kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kebudayaan dan
Pariwisata (Kembudpar) Surya Dharma di kantornya di Jakarta, Rabu
(17/3).
Oleh karena itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan dengan
sebaik-baiknya dan jangan diabaikan, karena Presiden Obama bukan
saja pemimpin negara Amerika Serikat, tapi juga merupakan pemimpin
besar dunia dan memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia.
sebaik-baiknya dan jangan diabaikan, karena Presiden Obama bukan
saja pemimpin negara Amerika Serikat, tapi juga merupakan pemimpin
besar dunia dan memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia.
Hal itu akan menjadi head line berita dunia, dan untuk itu kita
harus dapat mengemas kunjungan Presiden Obama tersebut agar
memiliki nilai tambah, katanya.
harus dapat mengemas kunjungan Presiden Obama tersebut agar
memiliki nilai tambah, katanya.
Mengenai adanya unjuk rasa dari sebagian masyarakat baik sebelum
maupun di saat kedatangan Presiden Obama, menurutnya, tidak menjadi
masalah asal dilakukan secara aman, damai, dan tidak
menakutkan.
maupun di saat kedatangan Presiden Obama, menurutnya, tidak menjadi
masalah asal dilakukan secara aman, damai, dan tidak
menakutkan.
Malah dengan unjuk rasa tersebut justru positif, dan menunjukkan
bahwa Indonesia menghormati perbedaan pendapat, dan itu merupakan
ciri sebuah negara demokrasi. Apalagi Indonesia merupakan negara
demokrasi terbesar nomor tiga dunia setelah India dan AS. Justru
aneh kalau kedatangan Presiden AS itu, tidak ada unjuk rasa.
bahwa Indonesia menghormati perbedaan pendapat, dan itu merupakan
ciri sebuah negara demokrasi. Apalagi Indonesia merupakan negara
demokrasi terbesar nomor tiga dunia setelah India dan AS. Justru
aneh kalau kedatangan Presiden AS itu, tidak ada unjuk rasa.
Bahkan akan ada anggapan, jangan-jangan masyarakatnya ditekan
oleh pemerintah dan demokrasi tidak berjalan dengan baik. Karena
Indonesia sebagai negara Islam terbesar di dunia dan semua negara
dunia tahu, AS memiliki masalah dengan banyak negara berpenduduk
Islam di dunia.
oleh pemerintah dan demokrasi tidak berjalan dengan baik. Karena
Indonesia sebagai negara Islam terbesar di dunia dan semua negara
dunia tahu, AS memiliki masalah dengan banyak negara berpenduduk
Islam di dunia.
Demikian pula halnya di Indonesia, banyak yang simpati kepada
Obama, tapi tidak sedikit pula yang kurang senang, karena apa yang
dilakukan oleh pemerintah AS sebelumnya.
Obama, tapi tidak sedikit pula yang kurang senang, karena apa yang
dilakukan oleh pemerintah AS sebelumnya.
Kita berharap dengan Presiden Obama, kondisi dunia lebih baik
dan itu telah terlihat hasilnya, kedekatan Obama harus dimanfaatkan
karena selama ini kita selalu terlambat memanfaatkan momentum yang
baik, katanya.
dan itu telah terlihat hasilnya, kedekatan Obama harus dimanfaatkan
karena selama ini kita selalu terlambat memanfaatkan momentum yang
baik, katanya.
Apalagi pihak AS ingin menjalin hubungan baik dengan Indonesia
dengan semangat semangat saling menguntungkan dan Indonesia bisa
menjadi jembatan untuk persahabatan dengan semua negara Islam di
dunia. (mf/toeb)
dengan semangat semangat saling menguntungkan dan Indonesia bisa
menjadi jembatan untuk persahabatan dengan semua negara Islam di
dunia. (mf/toeb)



0 komentar:
Posting Komentar